27 Oktober 2011

CERPEN


[Enter Post Title Here]


Ali masih bingung dengan mimpinya semalam, mungkinkah ini akan terwujud.?
                Kemana lagi aku harus menyelesaikan semua ini Ya Allah, aku kasihan bagaimana nasib bangsa ini kalau para pemimpinnya seperti ini Ya Allah............
                Dan saat itu pula ibu memanggilku untuk makan siang bersama kakaku, setelah itu aku menunaikan ibadah sholat dzuhur, setelah semuanya beres kemudian Ibu mengizinkan aku untuk nonton TV.
                Lagi-lagi yang dicereitakan masalah koruptor masalah Gayus saja belum selesai, eh ada lagi melinda, aku pun terhentak sambil menggelengkan kepala.
“Astagfirullah Hal’adziim”
Kakaku tiba-tiba datang dan memindahkan chanelnya.
“Akh Kakak malah dipindahinm chanelnya.”
“anak kecil jangan nonton yang gituan itu akan merusak pola pikir kamu.”
“engga lah kak, aku hanya ingin tau seberapa cepatkan masalah korupsi akan selesai”
“percuma Dik, sampai kapan pun kamu menelusuri masalah koruptor di Indonesia tidak akan pernah berhenti”
“tapi Ali percaya ko kak, pemiompin yang sekarang bisa menyelesaikan maslah ini”
“engga kamu”
“iya dongg”

                Saat kakaknya sedang melamun dengan tangkasnya Ali merebut Remote Tvnya, ketika itu Ali cepat menekan chanel angka 3 yang kebetulan sedang ada berita sekilas info. Ternyata isi dari berita itu adalah sebuah sindiran, atau sebuah peringatan bahkan bisa dikatakan sebuah kisah seorang Gayus.
                Dengan seksama aku dan kakaku mendengarkan lirik lagu tersebut.
Kalau tidak salah liriknya seperti ini.

Andai ku jadi Gayus Tambunan
11 Maret
Diriku masuk penjara
Awal ku menjalani
Proses masa tahanan
Hidup di penjara
Sangat berat kurasakan
Badanku kurus
Karena beban pikiran
Kita orang yang lemah
Tak punya daya apa-apa
Tak bisa berbuat banyak
Seperti para koruptor
Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan
7 Oktober
kubebas dari penjara
Menghirup udara segar
Lepaskan penderitaan
Wahai saudara
Dan para sahabatku
Lakukan yang terbaik
Jangan engkau salah arah
Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan
Biarlah semua menjadi kenangan
Kenangan yang pahit
dalam hidup ini
Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan
Kakak saya juga yang tadinya mau marah justru malah sebaliknya. Lalu saya tanya,
“gimana menurut kakak.?”
“gimana apanya.?”
“kakak kan mau marahm Ali juga tau”
“so taui kamu”
“kakak mau kekamar dulu dah bosen tiap hari dengerin ini membahas korupsi lagi”
“tapi kan semua itu ada hikmahnya terutama untuk kita semua dan para pelaku”
“iya dech iya”
                Ali tidak mau menjadi seperti mereka. Mulai dari detik ini pula ia berjanji akan menjadi orang yang  jujur, adil, dan bijaksana dan lebih baik lagi. Walaupun aku harus lewati semuanya itu dengan cara yang tiudak mudah tapi aku yakin sustu hari nanti aku akan berguna bagi bangsa dan negara, memberantas korupsi itu wajib. Jangankan mengambil uang milyaran rupiah, sekalipun ia mengambil seratus perak tapi hasil dari korupsi pastri akan ada balasannya.
                Jangan pernah menyepelekan hal terkecil karena hal terkecil akan patal akibatnya apabila tidak dicegah dari sekarang. Menjadi Indonesia itu perlu bangga, tapi menjadi orang yang koruptor itu harus waspada jangan merasa senang dengan apa yang telah didapat dari hasil korupsi dan jangan berputus asa selama masih diberi akan pemikiran untuk maju, jangan katakan tidak untuk berhasil dan sukses dan stop mulai dari sekarang tidak ada yang namanya KKNv (korupsi, kolusi, dan nepotisme) carilah uang yang halal dan berkah.









                Tidak ada kata lain yang patutu diucapkan penulis, penulis hanya menuangkan imajinasinya saja, semua dalam karangan ini bersifat fiktip belaka dan kemungkinan benarnya masih dipertanyakan tidak ada salahn ya pembaca senang dengan cerita ini dan tidak ada salahnya pula apabila pembaca merasa kurang puas dengan cerita yang dituangkan dalam karyanya ini.
                Juga penulis meminta maaf apabila ada kesamaan tokoh dan nama dalam cerita ini, semua ini tiada lain hanya untuk mengajak semua pembaca agar tidak jenuhndan bosan, juga dalam kisah ini masih banyak cerita yang dibuat-buat atau tidak masuk akal. Sekali lagi penulis mengucapkan mohon maaf atas segala kekurangannya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar